Featured Post

10 Tips Diet Sehat Bagi Wanita

fenurs.com -Seperti janji saya pada artikel sebelumnya, kali akan membahas 10 tips diet sehat bagi wanita agar memiliki tubuh langsing, i...

Apa Yang Di Maksud Dengan LCGC

fenurs.com-Adanya regulasi pemerintah Indonesia terkait Mobil LCGC (Low Cost Green Car) merupakan angin segar bagi masyarakat negeri ini, regulasi tersebut membuat harga kendaraan mobil baru kian terjangkau.

Lalu Seperti Apa Ketentuan Pemerintah Indonesia Perihal LCGC?
Peraturan Menteri Perindustrian No. 33/M-IND/PER/7/2013 perihal Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dengan Harga Terjangkau.

Penerbitan Permenperin No.33/2013 dimaksudkan untuk mendorong dan mengembangkan kemandirian industri otomotif nasional, khususnya industri komponen kendaraan bermotor roda empat agar mampu menciptakan motor penggerak bertransmisi dan axle  (poros) yang mempunyai daya saing, seiring dengan peningkatan permintaan kendaraan bermotor yang hemat energi dan harga terjangkau.

Permenperin tersebut merupakan turunan dari program mobil emisi karbon rendah LEC  low emission carbon yang telah diatur dalam Peraturan Nomor 41 Tahun 2013, tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah. Permenperin ini ditetapkan Menteri Perindustrian pada 1 Juli 2013 dan telah diundangkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 895 pada 5 Juli 2013 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Menperin mengatakan, 

Pengembangan produksi mobil LCGC merupakan Program Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor dengan pemberian fasilitas berupa keringanan Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM) .

Dalam Permenperin disebutkan, industri otomotif yang ingin memproduksi mobil LCGC harus memenuhi berbagai ketentuan,  meliputi :
  • Motor bakar cetus api dengan kapasitas isi silinder 980-1200 cc dengan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) paling sedikit 20 km/liter atau bahan bakar lain yang setara. 
  • Motor bakar nyala kompresi (diesel) dengan kapasitas isi silinder sampai dengan 1500 cc dengan konsumsi BBM paling sedikit 20 km/liter atau bahan bakar lain yang setara. 
  • Jenis BBM harus memenuhi spesifikasi minimal Research Octane Number (RON) 92 untuk motor bakar cetus api dan Cetane Number (CN) 51 untuk diesel.
  • Ketentuan teknis lainnya berupa radius putar (turning radius) dan jarak terendah dari permukaan tanah (ground clearance) diatur dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Permenperin tersebut. 
  • Selain itu juga diatur ketentuan penggunaan tambahan merek, model, dan logo yang mencerminkan Indonesia
  • Mengatur harga jual mobil LCGC dengan besaran paling tinggi Rp. 95 juta berdasarkan lokasi kantor pusat Agen Pemegang Merek, besaran harga dalam regulasi ini disebutkan dapat disesuaikan apabila terjadi perubahan pada kondisi ekonomi yang meliputi (besaran inflasi, kurs nilai tukar Rupiah dan/atau harga bahan baku). Termasuk juga dalam penggunaan transmisi otomatis dan teknologi pengaman penumpang. Penyesuaian harga jual berdasarkan penggunaan teknologi transmisi otomatis maksimum sebesar 15%, sedangkan untuk penggunaan teknologi pengaman penumpang maksimum sebesar 10%.

Sementara juga disebutkan empat syarat dalam surat permohonan bagi Agen Tunggal Pemegang Merek ATPM yang ingin memperoleh fasilitas perpajakan atau insentif program LCGC. 
  • Pertama, setiap ATPM wajib memberikan hasil (uji konsumsi bahan bakar, uji ketentuan teknis, bukti visual penggunaan tambahan merek Indonesia) termasuk model dan logo yang mencerminkan Indonesia. 
  • Kedua, setiap perusahaan wajib memberikan data dan bukti (realisasi investasi, manufaktur motor penggerak (mesin), transmisi, dan axle) termasuk rencana menggunakan komponen lain dari pasokan lokal. 
  • Ketiga, pemberian surat pernyataan bermaterai berisi harga jual produk LCGC ke konsumen sesuai ketentuan yang berlaku. 
  • Keempat, seluruh ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan  wajib lolos verifikasi oleh lembaga independen Surveyor.
Tanpa memenuhi ke empat persyaratan tersebut, setiap ATPM tidak akan bisa mendapatkan potongan PPnBM.

Menperin menerbitkan surat penetapan penerima insentif program LCGC paling lambat 12 hari kerja sejak diterimanya surat permohonan secara lengkap dan benar.(fns)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Apa Yang Di Maksud Dengan LCGC"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel