Featured Post

10 Tips Diet Sehat Bagi Wanita

fenurs.com -Seperti janji saya pada artikel sebelumnya, kali akan membahas 10 tips diet sehat bagi wanita agar memiliki tubuh langsing, i...

Tips Membuat Animasi Flash

Flash sebagai medium utama untuk animasi di Internet dan bahkan pada format lain seperti di televisi. Membuat animasi Flash sederhana dalam program Flash sebenarnya bisa dikatakan cukup sederhana untuk dilakukan, karena Flash sudah menyediakan banyak alat bantu  yang berguna untuk menyederhanakan seluruh prosesnya.

Jika kalian telah memiliki ide untuk animasi atau kartun Flash, maka kemungkinan telah memiliki sketsa kasar yang dibuat hanya dalam beberapa jam. Silahkan lihat panduan di bawah ini untuk mempelajari cara membuat animasi Flash.


Pertama, Pahami Dasar-Dasar Animasi Frame by Frame. 
Metode atau cara ini dianggap sebagai metode tradisional dari animasi. Setiap frame (sebuah gambar untuk menyusun animasi) memiliki gambar yang sama persis tetapi sedikit berubah.

Ketika frame dimainkan secara bersama, maka gambar kelihatan bergerak. Ini di sebut teknik dasar yang sama yang digunakan oleh animator tradisional  untuk menggambar setiap frame dengan keahlian tangan, namun akan menghabiskan lebih banyak waktu dari pada metode tweening  (ikuti bagian berikutnya).
  • Untuk pengaturan standar Flash akan menghasilkan animasi dengan 24 frame per detik (FPS). Ini berarti satu detik animasi akan memiliki 24 frame, Dan untuk setiap frame tidak harus berbeda. Kalian dapat menyesuaikan hal ini jika menginginkannya, dan ada banyak animasi Flash menggunakan 12 FPS, namun 24 FPS akan menghasilkan tampilan animasi yang jauh lebih halus gerakannya.

Kedua Lakukan instalasi program Flash Professional. 
Ada berbagai macam program animasi Flash yang tersedia, namun salah  satu yang  paling bagus adalah Adobe Flash Professional CC.

Kalian dapat melakukan instalasi percobaan dengan gratis, atau  juga dapat  menggunakan produk lain jika berlangganan Adobe Creative Cloud tidak menarik bagi kalian. Artikel ini mengacu pada Flash Professional atau program penyunting lainnya sebagai Flash.


Ketiga Buatlah aset Kalian. 
Animasi frame by frame membutuhkan beberapa gambar dengan sedikit perbedaan, maka harus membuat semua aset (gambar) ini dengan tangan. Kalian bisa membuatnya sebelum atau sesudah memulai.
  • Jika ingin gambar bisa diubah  ukurannya tanpa mengorbankan kualitas, maka harus membuatnya sebagai vektor dan bukan raster. Gambar vektor tersebut akan digambar ulang secara otomatis ketika skala diubah, yang artinya tidak akan pernah ada  pixelation maupun aliasing  (efek kotak-kotak yang  akan muncul ketika gambar diperbesar). Gambar raster  merupakan sebuah  gambar tradisional (foto atau gambar dari program Paint). Gambar raster tidak terskala dengan baik dan hal ini dapat terlihat cukup buruk jika diperbesar.

Empat, Buatlah frame pertama. 
Ketika mau memulai program Flash, Kalian akan mendapat layer kosong dan juga sebuah timeline kosong. Ketika akan menambahkan frame, maka timeline akan terisi otomatis. 

Kalian dapat berinteraksi dengan layer  mirip seperti yang di lakukan  pada Photoshop.
  • Sebelum menambah gambar, buat latar belakang dasar untuk film kalian. Beri nama ulang Layer 1 dengan Background selanjutnya kunci layer tersebut. Berikutnya buat  layer  kedua dan  beri nama  sesuai yang di iginkanan. Layer ini akan menjadi layer tempat kalian membuat animasi.
  • Tambahkan gambar di kanvas  pada frame pertama. Kalian dapat mengimpor gambar dari komputer, atau menggunakan alat bantu gambar dari Flash untuk membuat gambar secara langsung dalam program.
  • Frame pertama akan menjadi frame kunci (keyframe). Frame kunci merupakan frame yang memiliki gambar dan membentuk inti dari animasi kalian. Kalian akan menciptakan frame kunci baru setiap kali gambar berubah.
  • Frame kunci ditandai berupa titik  hitam di timeline.
  • Kalian tidak membutuhkan gambar baru dalam setiap frame. Secara umum adanya frame kunci di setiap empat atau lima frame akan menghasilkan animasi yang bagus.


Ke Lima, Ubah gambar menjadi simbol. 
Dengan merubah gambar menjadi simbol, Kalian dapat dengan mudah menambahkannya berkali-kali di dalam sebuah frame. Hal ini terutama berguna jika kalian harus dengan cepat membuat beberapa objek, misal sekelompok anak. 
  • Pilih keseluruhan gambar  lalu Klik kanan pada gambar yang dipilih dan pilihlah Convert to Symbol. Hal ini akan menambah gambar ke Library di mana  kalian dapat dengan  mudah mengaksesnya  di lain waktu. 
  • Hapus gambar  dan jangan cemas ! Kalian akan menambahkan kembali ke adegan cerita hanya dengan menggeser objek dari Library. Kalian dapat menambahkan beberapa gambar yang sama ke adegan cerita dengan mudah.


Ke Enam, Tambahkan beberapa  frame kosong.
Setelah frame pertama sudah siap, Kalian dapat menambahkan frame kosong yang akan ada di antara frame kunci pertama dan kedua. Tekan tombol F5 untuk menambahkan  frame kosong setelah frame kunci pertama.



Ke Tujuh, buat frame kunci kedua.  Setelah menambahkan beberapa  frame yang kosong, Kalian siap untuk membuat frame kunci kedua. Dasarnya ada dua cara berbeda untuk melakukannya, yaitu  kalian dapat  menyalin frame kunci yang sudah ada dan membuat sedikit penyesuaian, atau  kalian dapat membuat frame kunci kosong lalu menyisipkan gambar baru. Jika menggunakan gambar yang diciptakan dengan program lain, kalian akan menginginkan metode kedua. Jika akan membuat gambar menggunakan alat bantu desain dari Flash, gunakan metode yang pertama.
  • Membuat frame kunci menggunakan isi dari frame kunci sebelumnya, dengan menekan tombol F6. Untuk membuat frame kunci kosong klik kanan pada frame terakhir di timeline serta pilih Insert Blank Keyframe. Semua yang berada di adegan cerita akan dihilangkan.
  • Setelah membuat frame kunci kedua kalian harus membuat penyesuaian pada gambar untuk memberi efek gerakan. Jika menggunakan alat bantu desain dari Flash, maka dapat menggunakan alat bantu Transform untuk memilih aspek dari gambar dan menggerakkannya sedikit seperti lengan dari manusia tongkat. 
  • Jika kalian menyisipkan gambar baru untuk setiap frame kunci, Maka pastikan bahwa gambar itu ditempatkan di lokasi yang sama atau lokasi logis berikutnya pada layar. Hal ini untuk memastikan bahwa gambar tidak melompat-lompat di antara  frame.



Ke delapan, Ulangi prosesnya.  
Sekarang setelah kalian membuat dua frame kunci, dan sudah waktunya untuk mengulang. Pada intinya akan mengulang proses yang sama hingga animasi selesai. Dan pastikan bahwa gerakan animasinya tampak lancar.
  • Buatlah perubahan gerakan kecil dan bertambah. Animasi akan terlihat jauh lebih halus jika membuat perubahan yang sangat kecil pada frame kunci. Sebagai contoh : Jika ingin manusia tongkat mengayunkan lengan, frame kunci kedua seharusnya bukan akhir dari ayunan lengan. Lebih baik menggunakan beberapa frame kunci sebagai transisi dari awal ayunan hingga akhir. Hal ini akan menghasilkan animasi yang lebih halus.


Sekian tips dasar membuat Animasi Flash menggunakan program Flash Profesional. (fns)



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tips Membuat Animasi Flash"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel