Featured Post

10 Tips Diet Sehat Bagi Wanita

fenurs.com -Seperti janji saya pada artikel sebelumnya, kali akan membahas 10 tips diet sehat bagi wanita agar memiliki tubuh langsing, i...

Celah Keamanan WhatsApp Memicu Penyebaran Hoax

fenurs.com-Baru-baru ini para peneliti dari Check Point Software Technologies menemukan adanya celah keamanan yang bisa digunakan peretas untuk mengubah-ubah isi konten pesan hingga mengubah identitas.

Dengan mengetahui celah ini, peretas dapat mengubah pesan balasan seseorang dalam sebuah obrolan grup atau secara pribadi di WhatsApp dan juga menggunakan fitur 'kutipan' untuk mengubah identitas pengirim dalam percakapan.

Artinya si menerima pesan tersebut tidak tahu jika sebenarnya balasan tersebut sudah di modifikasi atau diubah oleh seorang hacker dengan informasi yang salah. Hal ini pun tentu bisa memicu penyebaran berita hoax secara masif.

Dilansir dari The Time, WhatsApp mengatakan bahwa celah tersebut bisa berfungsi untuk menghapus orang-orang yang menggunakan versi hacked dari layanannya.

Merespons temuan laporan ini, WhatsApp meyakinkan ke para penggunanya bahwa kerahasiaan mereka tetap terjaga. WhatsApp memastikan hanya pengirim dan penerima pesan saja yang bisa membacanya.

WhatsApp juga menginformasikan, laporan ini tidak ada hubungannya dengan keamanan enkripsi end-to-end, dan memastikan hanya pengirim dan penerima saja dapat membaca pesan yang dikirim di WhatsApp.

WhatsApp melarang akun yang berupaya memodifikasi WhatsApp untuk hal-hal spam dan telah bekerja sama dengan warga sipil di beberapa negara untuk mengedukasi pengguna tentang berita palsu, imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, WhatsApp menjadi pemicu kerusuhan di India hingga menyebabkan puluhan orang tewas. Pemerintahan India mengancam akan memblokir layanan pesan milik Facebook tersebut jika WhatsApp tidak dapat membendung penyebaran berita hoax.

India merupakan pasar terbesar WhatApp yang memiliki lebih dari 200 juta orang menggunakan layanan ini. Dalam upaya mengantisipasi isu tersebut, WhatsApp belum lama ini merilis sebuah fitur untuk membatasi pengguna mengirimkan pesan terusan ke lebih dari lima kontak

Sebuah Fitur Batasan Pesan Terusan WhatsApp Telah Dirilis

Setelah melakukan pengujian, WhatsApp telah mulai mengirimkan fitur pembatasan jumlah pesan terusan (forwarded) ke pengguna. Hadirnya fitur ini untuk mengurangi penyebaran berita hoax yang sering berseliweran di layanan pesan tersebut.

Pengguna iPhone di India menjadi pengguna pertama yang bisa mencicipi fitur tersebut lewat pembaruan WhatsApp versi 2.18.81. Hal tersebut cukup beralasan karena Negeri Gangga itu menjadi negara yang paling banyak meneruskan pesan seperti foto dan video.

Seperti lampiran gambar yang dilansir dari Beebom, pada gambar tersebut menjelaskan apabila pengguna mengirim pesan terusan lebih dari lima kontak maka WhatsApp akan memberikan pop-up peringatan bahwa kontak yang dikirim sudah mencapai batas maksimal.

Selain negara India, WhatsApp membatasi pesan terusan hingga 20 kontak. Sebelumnya pengguna WhatsApp bisa meneruskan pesan hingga ratusan daftar kontak.(fns)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Celah Keamanan WhatsApp Memicu Penyebaran Hoax"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel