Featured Post

10 Tips Diet Sehat Bagi Wanita

fenurs.com -Seperti janji saya pada artikel sebelumnya, kali akan membahas 10 tips diet sehat bagi wanita agar memiliki tubuh langsing, i...

Wanita di balik Kebesaran Logo Android

Android merupakan Sistem Operasi open source  yang begitu mendunia, yang mana banyak digunakan oleh para pengguna teknologi smartphone. Kepopuleran Android tentu tidak lepas dari peran tangan perusahaan Google untuk menciptakan inovasi besar dunia di bidang sistem informasi.

Namun tahukah kalian sosok di balik terciptanya logo Android yang saat ini sangat mendunia ? Logo dengan design robot berwarna hijau ini ternyata diciptakan oleh seorang wanita bernama Irina Blok.

Wanita di balik pencetus logo Android ini mengawali proses pembuatan logo Android bersama timnya di Google pada tahun 2010. Logo tersebut dibuat sesuai dengan ketepatan penggunaan mobile ini menjadi sangat mendunia dan populer.

Untuk membuat  design logo Android yang sesuai, Irina harus mempelajari design dari berbagai film, mainan dan action figure bertema Sci-fi luar angkasa.

Namun ternyata inspirasi design logo  tersebut muncul dari simbol toilet pria dan wanita pada umumnya. Dengan design piktogram yang begitu sederhana, simbol toilet itu bisa menyampaikan pesan universal tentang maksud yang ingin disampaikan.

Setelah terinspirasi dari simbol toilet tersebut, Irina mulai Mencoba menggambarkan berbagai bentuk piktogram, mencoba melakukan beragam pilihan warna dan  juga menambahkan antena pada bagian kepala, akhirnya Irina dan rekan-rekannya berhasil menemukan design logo Android seperti yang kita kenal sekarang.

Irina bersama rekan-rekannya di Google memutuskan membuat logo yang bersifat open source dan  mudah dimodifikasi oleh siapa pun. Seperti semangat dalam sistem Android yang mengusung konsep open source, logo Android yang bebas dimodifikasi juga diharapkan mampu menjadi salah sebuah sarana pengembangan kreativitas design bagi masyarakat dunia. Irina menjelaskan kunci dalam membuat logo secara sukses adalah konsep yang sederhana dan abadi supaya bisa terus diingat oleh siapa pun.

Kebencian Steve Jobs dengan Android

Yup, bukan menjadi rahasia lagi jika Jobs sangat benci Android yang ia yakini jiplakan iOS dan iPhone. Bahkan Andy pernah kena sumpah serapah darinya.

Kecaman Jobs pada Android dan pendirinya sampai diulas dalam buku Fred Vogelstein yang berjudul

Sesaat sebelum meninggal dunia, Steve Jobs memang menyatakan sangat ingin menghancurkan Android. Kata-katanya  tersebut cukup terkenal, dia bahkan hendak melancarkan perang termonuklir dengan Android yang dinilainya menjiplak iOS.

Saya akan menghabiskan nafas terakhir, jika perlu akan menghabiskan semua uang USD 40 miliar milik Apple di bank, untuk meluruskan kekeliruan ini, imbuh Jobs pada penulis biografi resminya yang bernama Walter Isaacson

Saya akan mencoba menghancurkan  Android, karena itu adalah produk curian. Saya akan melakukan perang termonuklir atas hal ini, imbuh Jobs.

Tak cuma Andy saja, Jobs juga membenci mantan CEO Google Eric Schmidt karena merasa telah dikhianati. Schmidt menduduki dewan direksi Apple 2006 hingga 2009, lantas mengundurkan diri.

Keluarnya Schmidt daei dari Apple disusul peluncuran Android. Tak ayal Google pun  harus berhadapan  langsung dengan Apple dalam bisnis smartphone.

Android terinspirasi iPhone

Bahwa Android menjiplak iPhone atau tidak sejak dulu memang  sudah menjadi  perdebatan tiada henti. Tapi tampaknya memang  di akui  para pendiri Android terinspirasi oleh iPhone.

Pada tahun 2007, persisnya pada tanggal 9 Januari, mendiang Jobs merilis iPhone generasi pertama. Peluncuran iPhone itu rupanya mengagetkan tim Google yang kala itu bekerja di proyek Android.

Google tahu bahwa Apple akan merilis iPhone. Namun mereka tidak mengira bahwa perangkat generasi pertama iPhone  sangat bagus dan membuat ponsel Android yang mereka kerjakan terasa  seperti  sudah usang.

Dari sisi konsumer saya takjub. Saya langsung ingin satu (iPhone). Tapi sebagai teknisi Google waktu itu, saya berpikir kami harus membuat ulang  lagi dari awal (Android), ujar Chris DeSalvo, salah satu dari tim pembuat Android.

Andy yang menjadi pemimpin tim jelas juga kaget. Sehingga ia memutuskan  untuk membatalkan proyek prototipe pertama Android. Tim Android saat itu sedang mengerjakan prototipe berkode nama Sooner yang kabarnya memadukan keyboard fisik dan layar sentuh.

Prototipe tersebut kemudian dibatalkan setelah iPhone diluncurkan, karena dinilai akan merasa kesulitan bersaing. Tim Android Google memutuskan untuk mengerjakan ulang perangkat Android dengan kode nama Dream.

Akhirnya di pertengahan tahun 2008, smartphone pertama Android bernama HTC Dream atau G1 dirilis, untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Mulai saat itu, persaingan ketat antara Android dan iPhone tak terelakkan.




Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Wanita di balik Kebesaran Logo Android"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel