Featured Post

10 Tips Diet Sehat Bagi Wanita

fenurs.com -Seperti janji saya pada artikel sebelumnya, kali akan membahas 10 tips diet sehat bagi wanita agar memiliki tubuh langsing, i...

Rooting Android

Pengguna smartphone Android yang mempunyai hobby ngeGame dan pelaku Taxol pasti tidak asing, bahkan sangat familiar dengan istilah Root.

Apa itu Root ? 
Sebuah proses untuk mandapatkan akses dan kontrol penuh smartphone Android itu sendiri. Root android hampir sama seperti Jailbreak di iPhone dan Hack pada Symbian

Kelebihan Rooting : 
  • Bisa menghapus aplikasi bawaan pabrik yang tidak di perlukan, sehingga bisa melegakan kapasitas ROM
  • Bisa meng Custom sistem smartphone, dengan macam-macam aplikasi yang tidak bisa di instal di smartphone yang belum melakukan Rooting.
  • Bisa melakukan  Costumasi ROM (Read Only Memory), ROM terbagi menjadi dua, Stock ROM (bawaan smartphone), dan Custom ROM Third Party 
  • Bisa meningkatkan kinerja Prosesor, istilah kerennya Overclock ☺. Sebagai contoh : Prosesor 1,5Ghz, riil terpakai 1,2Ghz. Dengan Overclock prosesor bisa bekerja maksimal 1,5Ghz.
  • Bisa menginstal Apk Third Party yang tidak bisa di jalankan smartphone Non Root.

Kekurangan
  • Garansi pada smartphone akan hilang (tidak berlaku), meskipun periode garansi masih berlaku.
  • Rentan terserang virus, ini terjadi karena sistem firewall terbuka, akan tetapi bisa di atasi dengan memasang anti virus yang tersedia di market maupun non market.
  • Kesulitan update operasi sistem secara OTA (over the air), update akan di tolak oleh sistem, karena sudah merubah sistem bawaan.
  • Berbahaya kalau sampai salah dalam proses Rooting, dan bisa mengakibatkan smartphone stuck booting.
Cara mengetahui smartphone Android sudah di Root apa belum , bisa menggunakan aplikasi Root Checker.
Buka aplikasi Root Checker, klik VERIFY ROOT, tunggu proses dalam beberapa detik.
Di atas menunjukan bahwa smartphone sukses dalam keadaan Rooting.

Baca Juga : Android One


Cara mendapatkan hak akses Root tanpa Root, Download dan instal aplikasi mobo clean

Buka aplikasi, dan klik Optimise. Sebagai contoh select dan klik aplikasi X-plore (High Risk), lalu centang dan start cleaning. Berikutnya aplikasi meminta Uninstal (tekan oke) setelah uninstal otomatis akan melakukan instalasi ulang. Setelah selesai proses instalasi langsung Open dan centang sub menu sesuai dengan keperluan. Selanjut nya Open dan check Konfigurasi, lalu select folder Root, maka akan kelihatan atau menunjukan smartphone mempunyai hak akses root
Sebagai catatan, Aplikasi ini tidak berlaku di sistem operasi Android Marsmellow ke atas.





Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Rooting Android"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel