Featured Post

10 Tips Diet Sehat Bagi Wanita

fenurs.com -Seperti janji saya pada artikel sebelumnya, kali akan membahas 10 tips diet sehat bagi wanita agar memiliki tubuh langsing, i...

Juru Selamat Rupiah

Pemerintah Indonesia bergerak cepat meluncurkan perluasan mandatori pencampuran  Bio Fame ke seluruh produk solar di Indonesia sebesar 20% alias B20. Kebijakan ini Relevan untuk menahan pelemahan Rupiah yang kini menembus level 14.700 Rupiah per Dollar AS, sekaligus menyerap produksi kelapa sawit di dalam negeri.


B20 Juru Selamat Rupiah, Per 01 September 2018 kebijakan ini di Implementasikan oleh Pemerintah Indonesia.

Apa yang di maksud B20 ?
Adalah bahan bakar  Solar dengan campuran 20% Fatty Acid Methyl Ester (FAME) atau minyak kelapa sawit sebagai bahan baku Oleochemical.

Mengapa ini di pilih pemerintah ?
Indonesia sebagai negara Nett Importir minyak, sementara Indonesia juga sebagai Eksportir sawit, salah satu yang terbesar di dunia. Untuk itu 20% sawit di formulasikan sebagai campuran Solar, masyarakat dapat menikmati bahan bakar ini dengan harga Rp. 5.150 per Liter. Harga ini di harapkan bisa bertahan di beberapa periode waktu tertentu, sehingga Indonesia bisa menghemat mengimpor minyak.

Sanksi Denda
Sanksi denda Rp. 6.000/Liter di berlakukan hingga pencabutan izin usaha, bagi Badan Usaha yang tak terapkan Bio Diesel B20

Volume Penggunaan
  • 2018 : Di perkirakan yang bisa di pergunakan 4.09 Juta Liter
  • 2019 : 6.65 Juta Liter yang bisa di pergunakan

Potensi Penghemat Devisa
  • 2018 : September - Desember 2018 sebesar US$ 1,1 Milliar
  • 2019 : Di proyeksi mencapai US$ 3,55 Milliar

Penyalur dan Produsen
Penyalur BBM Biodiesel
  • PT Pertamina - 595.168 Kilo Liter
  • PT AKR Korporindo - 120.800 Kilo Liter
  • PT Exxon Mobil - 73.050 Kiki Liter

Produsen Fame
  • PT Wilman Bioenergi Indonesia
  • PT Sinarmas Bio Energi
  • PT Musim Mas
Sebetulnya ada 11 perusahaan Penyalur, dan 19 Produsen FAME. Data 6 perusahaan yang di sampaikan di atas merupakan 3 besar dari seluruh perusahaan yang telah di tunjuk oleh pemerintah.

Kenapa harus ada Penyalur dan Produsen ?
Keduanya saling terkait, penyalur sebagai pemasok minyak, sedangkan produsen  sebagai pemasok sawit.

Adanya kebijakan pemerintah, perihal B20 secara otomatis berdampak bagi pemain atau pemegang Saham.
Saham-saham tersebut akan bergerak dinamis setelah adanya Implementasi kebijakan pemerintah.

Artinya Apa ?
Suatu perusahaan mempunyai produk dan telah di tetapkan oleh pemerintah, maka Proyeksi suatu perusahaan menuai kepastian penjualan, ketika ada penjualan maka akan ada pendapatan, dan dari pendapatan akan ada keuntungan.

Bagaimana suksesi dari sebuah program pemerintah, yang pasti Rupiah memang harus di selamatkan. Caranya tentu tidak bisa satu dua orang, satu dua pemerintahan, tapi kita semua. Akankah kita membiarkan rupiah terdampar begitu saja ? Sangat dalam terkoreksi, tentu kita akan berbuat sesuatu, meski ada beberapa hal yang patut kita cermati . Bagaimana Realibilitas untuk Implementasi kebijakan ini.

Bagaimana dengan mesin - mesin kendaraan yang sudah biasa menggunakan solar tanpa FAME. Saatnya akan kita nantikan kebijakan ini akan memperbaiki nilai tukar rupiah. Sekaligus juga membuat Fundamental Ekonomi Indonesia lebih baik dari saat ini.


Baca Juga : Gerbang Pembayaran Nasional
Sumber     : Di kutip dari Ditjen Migas ESDM



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Juru Selamat Rupiah"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel