Featured Post

10 Tips Diet Sehat Bagi Wanita

fenurs.com -Seperti janji saya pada artikel sebelumnya, kali akan membahas 10 tips diet sehat bagi wanita agar memiliki tubuh langsing, i...

Founder Story Tokopedia

Mamasuki usia ke 9, Tokopedia menjadi salah satu pemain Marketplace terbesar di Indonesia. Perjalanan William Tanujaya CEO dan Co Founder di mulai saat ia menjadi penjaga warnet.
William Tanujaya
lahir di pematang siantar Sumatera Utara, kesulitan ekonomi keluarga saat itu membuat orang tua William menginginkan kehidupan yang lebih baik buat anak mereka. Mereka memahami kuncinya pendidikan yang baik, maka ayah dan pamannya membelikan tiket kapal laut sekali jalan ke Jakarta untuk William melanjutkan pendidikan ke tingkat Universitas. Namun kuliah semester awal ayah William jatuh sakit, keadaan ini memaksa William menghidupi diri sendiri tanpa bantuan orang tuanya, ia memutuskan kerja paruh waktu sebagai penjaga warnet dekat kampus, ia harus bekerja dari jam 21.00-09.00 setiap harinya, meski berat pekerjaannya memberikan William akses tidak terbatas pada Internet. Di sanalah ia mengenal dan jatuh cinta pada Internet, baginya internet memberikan beragam informasi dengan mudah dan cepat, hanya dengan genggaman tangan.

William percaya suatu saat nanti internet akan mampu mengubah dunia, william berjuang membiayai pendidikannya hingga akhirnya lulus di tahun 2003. Seperti kebanyakan anak IT, william ingin bekerja di perusahaan teknologi ternama seperti Google, sayangnya waktu itu google belum memiliki kantor di indonesia. Akhirnya william bekerja kantoran sebagai Software Enginer, karena situasi keluarganya william masih harus mencari penghasilan tambahan, sepulang kerja william membangun  situs untuk UKM. Saat itu Media Sosial sedang berkembang, dan banyak orang mulai berjualan Online, william menyadari masyarakat sudah mulai melihat dan menyadari tapi belum ada Platform yang secara aman melayani kebutuhan tersebut.

Dari sinilah william melihat peluang untuk mendirikan marketplace, di tahun 2007 petualangan william di dunia StartUp di mulai, william sadar membangun bisnis marketplace membutuhkan modal yang tidak sedikit. Saat itu ia tidak bisa menjalankan startup dengan dana pribadinya, karena ia harus membantu keluarga dan pengobatan ayahnya, karena itu william harus mencari dukungan modal, namun lagi-lagi william menemui kesulitan, ia tidak mengenal satu pun investor, satu-satunya orang kaya yang ia kenal ialah atasan di tempat ia bekerja. Bersama partnernya Leontinus Alpha Edison menceritakan  ide dan visi ke atasan, atasan mereka menyambut positif ide tersebut dan mengenalkan mereka dengan teman-teman pemodal. Dua tahun lamanya william menjajakan ide mereka ke berbagai investor, sayang tak ada investor yang yakin dengan bisnis marketplace ini, karena sebelumnya tidak ada contoh suksesnya bisnis semacam ini di Indonesia.

Bahkan di suatu kesempatan ia bertemu dengan satu investor

Yang Berkata :
William kamu datang dengan mimpi tinggi dari Amerika. Kamu masih muda dan hidup hanya sekali dan jangan di 
sia - siakan dengan mimpi yang terlalu tinggi. Semua Role Model dari Amerika itu di lahirkan Spesial, dan kamu tidak Spesial

Opini itu tidak membuat william patah semangat, william justru melihat itu sebagai tantangan, ia melanjutkan perjuangannya mencari investor. Di tahun 2010 banyak investor luar negeri datang ke Indonesia, namun william gagal meyakinkan mereka karena keterbatasan berbahasa Inggris.

Sampai akhirnya ia bertemu dengan investor dari Jepang yang kemampuan bahasa Inggrisnya pas-pasan, meski berkomunikasi dengan telepati, investor ini bisa memahami visi william. Pertemuan ini menjadi babak baru bagi william dan Tokopedia. William terus serius belajar bahasa inggris sambil terus fokus membangun produk yang bisa memudahkan banyak orang, yang akhirnya ia bisa menarik hati investor - investor lain dan mendapatkan pendanaan seri E, sebesar $100 Juta. Pendanaan ini menjadikan Tokopedia sebagai raksasa marketplace di Indonesia.

William bisa mewujudkan mimpinya dari nol, begitu juga dengan kita (saya  & anda ).



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Founder Story Tokopedia"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel