Featured Post

10 Tips Diet Sehat Bagi Wanita

fenurs.com -Seperti janji saya pada artikel sebelumnya, kali akan membahas 10 tips diet sehat bagi wanita agar memiliki tubuh langsing, i...

Dari Mana Dua Marketplace Tokopedia dan Bukalapak dapat Untung

Sudah cek Tokopedia belum ?
Di nego aja Say, pasti bisa Say ?
Tentunya sudah pada tahu dua pasar online terbesar di Indonesia, Tokopedia dan Bukalapak. Di katakan pasar karena di sana banyak pedagang menggelar dagangannya melayani pembeli, Uniknya kedua Marketplace besar tersebut tidak memungut biaya dari penggunanya.

Lantas dari mana Tokopedia dan Bukalapak dapat untungnya ?

Mari kita geledah asal nyawa pasar gratis tersebut, Simak sampai tuntas ya !

Berbeda dengan situs lain seperti Lazada, Matahari atau situs toko online lainnya, Tokopedia dan Bukalapak hanya menyediakan tempat untuk pedagang online, mengiklankan dan mempromosikan produk yang mereka jual. Kedua situs besar ini juga menjadi pihak perantara untuk transaksi yang aman, Uang dari pembeli di tahan oleh pengelolah, lalu ketika barang sudah di kirim, barulah uang dari pembeli di cairkan ke akun penjual.

Ternyata belum dapat untung !

Dari berbagai sumber yang kami dapatkan, ternyata dua Icon pasar online Tokopedia dan Bukalapak belum mendapatkan keuntungan.

Besarnya arus transaksi yang terjadi tidak berarti seberapa pendapatan dari perusahaan tersebut, karena transaksi hanya terjadi di tingkat pedagang dan pembeli. Sedangkan Tokopedia dan Bukalapak hanya menjembatani saja, paling - paling pengelolah mendapat sedikit uang dari selisih transaksi

Contoh :
Ketika anda membeli barang, maka saat transfer pembayaran anda di minta sekian rupiah sebagai verifikasinya, mungkin salah satu penghasilan dari situ

Selanjutnya Tokopedia dan Bukalapak memiliki fitur khusus bagi Member yang mau meningkatkan keanggotaannya menjadi Premium, dengan membayar maka anggota tersebut di janjikan mendapatkan fitur tambahan yang di klaim mampu mendongkrak penjualan mereka .

Selanjutnya  keuntung Tokopedia dan Bukalapak di gali dari pengiklan produk member untuk mendapat prioritas penampilan, dengan membayar jumlah tertentu, sipelapak akan di promosikan dengan space spesial pada situs Tokopedia dan Bukalapak.

Namun cukupkah pendapatan dari keanggotaan Premium dan Fitur iklan tersebut membiayai hidupnya Tokopedia dan Bukalapak ? Jawabannya tidak cukup

Lantas dari mana keduanya menghidupi karyawan yang bekerja ?
Padahal Tokopedia hingga Mei 2017 harus menghidupi 885 karyawan, sedangkan Bukalapak 623 karyawan.

Jawabannya ada di point berikut

BAKAR - BAKAR DANA INVESTOR

Bisnis menjadikan Marketplace seperti Tokopedia dan Bukulapak dan berbagai tempat dagang online di sebut Start-Up alias bisnis rintisan. Masih merintis, mereka berusaha menguasai pasaran dengan menjangkau pengguna sebanyak - banyaknya. Iklan dimana - mana bertebaran demi Brand mereka terkenal dan mudah di ingat orang.


  1. Dana yang di gunakan untuk menjalankan semua strategi itu tak lain dana dari gelontoran para Investor. Para investor ini punya harapan besar kelak Platform seperti Tokopedia dan Bukalapak ketika sudah menguasai pasar, mereka akan mendapat keuntungan berlipat dari modal yang di tanamkan. Sama seperti Facebook yang awal - awal berdirinya selalu merugi. Namun setelah terus bertahan dan berinovasi menjelma menjadi raksasa Start-Up dan menghasilkan jutaan dolar per jam nya.


Baru - baru ini Tokopedia mendapat gelontoran dana dari Investor, kali ini raksasa China ALIBABA pada perusahaan yang di rintis William Tanujaya itu. Seperti di lansir dari inet.detik.com nilai yang di investasikan ALIBABA mencapai US$ 1,1 Miliar atau setara dengan Rp. 14 Triliun.

Apakah ini berarti Tokopedia sudah untung ? Belum, karena itu adalah suntikan alias suntikan modal agar Tokopedia tetap hidup dan berkembang.

Begitulah ternyata Tokopedia dan Bukalapak meskipun telah berdiri lama, namun menghasilkan keuntungan yang memadai dan menutupi modalnya. Mereka berjalan dengan dana investor yang yakin rintisan bisnis tersebut bakal meledakan hasilnya.

Ngeri juga ya perjuangannya ? siapa tahu kelak mereka panen besar seperti Start-Up - Start- Up yang lebih dahulu sukses seperti Facebook.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Dari Mana Dua Marketplace Tokopedia dan Bukalapak dapat Untung"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel